Selayang Pandang

AKADEMI FARMASI BUMI SILIWANGI (AKFAR BUMSIL) BANDUNG

Akademi Farmasi Bumi Siliwangi Bandung didirikan sebagai konversi dari Sekolah Menengah Farmasi Bumi Siliwangi, yang merupakan institusi Jenjang Pendidikan Menengah Farmasi (JPM) ke Jenjang Pendidikan Tinggi Farmasi (JPT) yang didirikan pada tahun 1971. Didasarkan kepada keputusan Kepala Pusat Diknakes No.HK.00.06.4.2.054 tentang Pedoman Konversi Institusi Diknakes JPM menjadi JPT dan Permenkes No.1192/Menkes/X/2006 tentang Pedoman Pendirian Diploma Bidang Kesehatan dan SK MENDIKBUD No.113/E/O/2012 tentang ijin alih bina.

Sejarah

Akademi Farmasi Bumi Siliwangi Bernaung di bawah Yayasan Pembina Pendidikan Farmasi Bumi Siliwangi. Didirikan sebagai konversi dari Sekolah Menengah Farmasi Bumi Siliwangi berdasarkan Surat Keputusan Kepala Pusdiknakes No. HK. 00.06.4.2.054. Izin Mendikbud berdasarkan SK Mendikbud No 113/E/O/2012.

Menjadi lembaga pendidikan yang menghasilkan tenaga teknis kefarmasian yang kompeten dalam pelayanan kefarmasian pada tahun 2025.

  • 1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi farmasi yang relevan dengan tuntutan pengguna (stakeholders) pelayanan kefarmasian.
  • 2. Mengembangkan penelitian bidang kefarmasian yang bermutu dan terpublikasi secara nasional dan internasional.
  • 3. Mengembangkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang responsif melibatkan dosen dan mahasiswa untuk membantu masyarakat dalam memecahkan masalah-masalah yang berhubungan dengan bidang farmasi.
  • 4. Menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi dan atau lembaga lain baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
  • 1. Tercapainya lulusan pendidikan tinggi farmasi yang relevan dengan tuntutan pengguna (stakeholders) pelayanan kefarmasian.
  • 2. Terwujudnya penelitian bidang kefarmasian yang bermutu dan terpublikasi secara nasional dan internasional.
  • 3. Terwujudnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang responsif yang melibatkan dosen dan mahasiswa, untuk membantu masyarakat dalam memecahkan masalah-masalah yang berhubungan dengan bidang farmasi.
  • 4. Tewujudnya kerjasama yang berkesinambungan dengan Perguruan Tinggi dan atau lembaga lain baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Struktur Organisasi

Fasilitas Kampus

Kembali