
Sumedang, Pagaden — Upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TB) terus
digalakkan melalui pendekatan berbasis masyarakat. Salah satunya melalui Kampanye
Rumah Sehat Bebas TB di Dusun Pagaden, Sumedang, yang sebagian rangkaian
kegiatannya telah dilaksanakan di Gedung Serbaguna YABNI.
Kegiatan ini merupakan bagian
dari skema Hibah Pengabdian kepada Masyarakat dengan dukungan
pendanaan sebesar Rp5.000.000, yang dilaksanakan dalam kurun
waktu satu tahun, yakni sejak September 2025 hingga
Agustus 2026. Program ini dipimpin oleh Dr. Apt. Susi Afrianti
Rahayu, M.Farm. selaku Ketua Tim Pengabdian.
Rangkaian kegiatan berfokus pada
pemberian edukasi kepada kader kesehatan setempat sebagai ujung tombak promosi
kesehatan di tingkat dusun. Edukasi disampaikan secara interaktif melalui
pemaparan materi menggunakan media PowerPoint yang dilanjutkan dengan sesi
diskusi dan tanya jawab. Para kader terlihat antusias dan aktif berpartisipasi,
terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait topik TB.
Materi yang disampaikan mencakup
pengenalan penyakit TB, penyebab, cara penularan, gejala, terapi, serta
langkah-langkah pencegahan. Selain itu, tim pengabdian juga memperkenalkan leaflet
edukasi sebagai inovasi kegiatan yang dapat menjadi panduan praktis
bagi kader dan masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat, termasuk konsep SEGAR
(Sehat, Edukatif, Gotong royong, Aman, dan Ramah lingkungan).
Sebagai bentuk evaluasi, tim pelaksana memberikan kuesioner kepada peserta di akhir kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pemahaman ibu-ibu kader terhadap materi yang disampaikan mencapai 87%, yang tercermin dari kemampuan mereka menjawab sebagian besar pertanyaan dengan benar. Hal ini menandakan adanya peningkatan pemahaman kader mengenai TB serta pentingnya upaya pencegahan dan pemutusan rantai penularan.
Ketua Tim, Dr. Apt. Susi
Afrianti Rahayu, M.Farm., menegaskan bahwa penguatan kapasitas kader
sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sadar kesehatan. “Kader memiliki
peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat membantu mencegah stigma sekaligus
mendorong perilaku hidup sehat di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Melalui Kampanye Rumah Sehat Bebas TB ini, diharapkan tercipta perubahan perilaku yang berkelanjutan di Dusun Pagaden, sehingga berkontribusi pada penurunan risiko penularan TB dalam jangka panjang.
Tulis Komentar